There is no need for pressure
Not a need to challenge one another
We're sent to live
To support and give
When someone gets lost
Another comes and give direction
We've been turned away from the meaning of life
Of humanity
And we suffered
because we have stopped living as human
Lie down, take a break, listen and start to reinterpret your meaning of life.
Click 'play' then read ;). Buddhiston(emo) - Skid song
For the world to be a better place.
There are many worlds in this world we live in. The world for the rich and famous. World of starvation. World filled with hatred and love. World with families, betrayal and misses. World where people die everyday. World with education or without. World where we care or we don't. World of unheard voices not caring whether they're bumis or not. World of millionaires and billionaires. World of glamorousity. World of loneliness. World of boxed advertisement or telenovela. Fakeness or purity.
It's ironic, we live in different worlds although we breath in one world. These worlds can't combine. Ever, can't. Never. Cause we care much about differences.
It's time for me, we and us. Start taking one small step. Changes within oneself is the best. We can heal one teared soul. Let's not wait for others. Our hands, lips or hearts.
Whichever way we can. For the world to be a better place.
Videos taken from here whom linked it from here. Lyrics, here.
Cheers, selamat, salam or whatever way you greet people. It doesn't really matter.
Makin lama makin banyak yang dipelajari. Satu hari berjuta huruf ditelaah dan masuk dalam kepala otak. Ajaibnya otak ni tak pecah-pecah walau bergantang-gantang ilmu dicurahkan masuk. Nikmat Allah nak bagi, syukur kepada Allah.
Semakin lama aku makin memahami kenapa manusia ni sengsara. Sejak dulu sampai sekarang. Kenapa walau ada puak yang senang, mengapa lebih ramai lagi yang melarat. Mengapa wujudnya musik-musik, puak-puak anti establishment. Mengapa jarang-jarang orang berpuas hati dengan apa yang ada. mengapa konsep kerajaan dipertengahkan. Apa maksud indie yang dilaung-laungkan oleh brader umur 14 tahun pakai baju kotak-kotak rambut sikat tepi ala noh hujan.
Kalau ikut ugama, dikatakan ini semua sebab iblis yang menghasut manusia untuk berbalah dan tak bersyukur pada Allah. Aku tak nafikan. Aku bersetuju.
Tapi dari segi yang lebih tangible, aku faham yang semua kesengsaraan adalah kerana ekonomi. Dunia sekian lama digerakkan atas dasar ekonomi. Manusia hidup sekarang dipengaruhi ekonomi. berapa ramai yang akan bunuh diri jika tiba-tiba bangun tidur dan dapati diri dia muflis tak ada apa? Sudah ramai.
Kita dibodohkan atas dasar ekonomi. Duit. Branding. Semua perbezaan dibuat melalui kekuatan ekonomi. Elitist mesti kaya. Raja mesti kaya. Jutawan bertambah kaya. Marhaen hidup bersaing untuk material. Mahukan material perlukan duit. Tapi apa bezanya material zara Rm120 dengan material made in china Rm5.90? Kenapa berperang, bermati-matian untuk lebih kemewahan walhal yang mau ditutup tetap badan yang dalam isinya sama. Beza kemudahan dan kemewahan perlu kita gariskan sekarang. Kita kena tau, sebab untuk perlakuan kita.
Kawan aku kata, "Aku ikut fesyen, tapi bukan hamba branding." Sekurang-kurangnya tidak bermati-matian mau memerah keringat untuk berzara atau berburbery tapi tetap stylo walau tak makan durian (nak juga masuk)
Dan paling teruk sekali bila kita dalam tak langsung, sedang bermewah-mewah atas kesengsaraan orang lain. Siapa pandai dia cemerlang. Siapa cepat dia dapat. Yang tak dapat macam mana? mau dibunuh?
Apa yang kita perlukan bukan satu sistem sama daripada segala macam ideologi dan fahaman. Tapi apa yang kita perlukan adalah semangat berkongsi. Segala yang ada, kongsi. Biar lihat pada keperluan dan kemudahan. bukannya kemewahan yang perlu diTuhankan.
Biar ada apa ugama sekalipun, kita percaya apa yang kita percaya. aku percaya pada tuhan yang satu, Allah dan Muhammad rasulnya. Itu kepercayaan aku. Kau percaya apa? dia percaya apa? Dan semua kepercayaan itu memang berbeza. Yang satukan adalah semangat berkongsi kita. Dalam hidup, yang kita perlukan adalah teman dan kasih sayang. Ekonomi perlu dipaksikan pada kecukupan, keperluan dan kemudahan. Nescaya mudahlah dunia. Nescaya terpaksilah apa yang benar seperti diceritakan selama ini.
Tapi seperti yang aku kata dalam entri sebelum ni. "My heart is always raging to escape. To find this infinite theory of escape."
We can't never escape with sense of mutualness, as we can never achieve it with all these different ideologies and our biggest enemy. Yet, it's never too late to be fulfilled with sense of mutualness within ourselves. Start small.
*If you got what I mean, this song is for you,
I wish you could put your ear up to my heart And hear how much I love you I still dream of December Dancing together with rings on our fingers And the two shall become
Nota: baring dibawah bintang dan dengar lagu ini sambil mula lelapkan diri. ;)
As ourselves are draining. Body getting tired. and hope is at the last bit of the bites. then our eyes catch the glimpse of scintillating lights. We stop, and take few deep breaths. It's like getting hold to the lifeline in the midst of raging currents. Drained body, energized. Weaken legs, forced. A sudden driving weight kicking from behind. Adrenaline rushes.
1) Sampler lagu yang direkod sendiri (tanpa drum dan bass) : Purpose of us? 2) Video dicetak rompak daripada keratan-keratan youtube dan image google. 3) Kita berpijak di atas bumi, mimpikan langit dan awan, lalu bumi terus dihenyak. 4) Dogma-dogma banyak membataskan.